Social Media
Youtuber favorit aku udah pernah nulis disini. Dan sekarang pun masih sama, nontonnya itu-itu juga.


Makanya kali ini nulis yang beda deh. 5 channel youtube yang insyaAllah kids friendly. Siapa sajakah ituu?

Nussa Official 

Sejak launchingnya bulan lalu, banyak dukungan yang dilayangkan ke channel ini. Untuk yang belum tau, channel Nussa isinya animasi karya anak bangsa. Sengaja dibuat untuk mengedukasi anak-anak terutama tentang akhlak dalam Islam. Produksi dari The Little Giantz, saya langsung jatuh cinta dengan channel ini. Sejauh ini sih baru beberapa episode aja. Akan ada video baru setiap Jumat pukul 04.30 pagi. Sampe hafal banget ya. Hihi. Habisnya saya bangga bener sama mereka. Gemas, pula!

Jangan lupa subscribe dan like videonya ya. Nggak ada iklannya juga, lho :D

Robocar Poli 

Familiar dengan nama ini? Robocar poli sebuah animasi buatan Korea Selatan kalo ngga salah. Pertama ngerti waktu Daehan Minguk Manse seneng banget sama mereka. Hafal nama tokohnya dari Poli, Amber, Roy.

Ceritanya tentang mobil yang bisa berubah jadi robot. Konsepnya miripi sama transformer. Setiap episodenya pendek aja sih sekiat 6-10 menit. Biar sekalian double belajarnya, nonton pake bahasa Inggris lebih seru :P

HiHo Kids

Akun ini udah tau cukup lama. Ternyata temen-temen mahasiswa banyak yang nonton. Isinya beragam sih. Tokoh utamanya ya anak-anak, ada beberapa anak. Trus ada segmennya gitu. Misal kids meet kids with cancer, kids meet the oldest person, kids try Indonesian food, banyak banget. Emang bener-bener komentarnya khas anak-anak gitu.

Return of Superman


Yang suka nonton variety korea mana suaranya?!?!?? Hoho. Variety ini menarik perhatian sejak pertama kali tayang. Ratingnya konsisten selalu tinggi. Episode barunya bisa ditonton gratis dan legal di youtube.

Konsepnya superman = ayah. So, the kids will left with their dad for 48 hours. Para ayah ngerasain gimana sih ribetnya ngasuh anak yang dirasain ibu. Termasuk cara membangun bounding dengan anak-anak.

Mungkin beberapa teknik pengasuhannya beda dengan kita yang di Indonesia, tapi nggak mengurangi esensinya. Sering juga menghadirkan profesional ketika ada masalah. Misal waktu Seungjae nggak mau makan, diminta tuh pakar anak buat konsultasi dengan ayahnya. Konsultan ini secara real time ngarahin ayahnya Seungjae ini itu. Para orang tua sekaligus bisa belajar.

Gemes sih nonton ini. Interaksi ibu-anak kan udah tergolong biasa ya. Anak-anak katanya emang lebih deket sama ibunya. Nah disini kagum aja sama daddy superman yang mau belajar juga buat ngasuh anaknya. Paling idaman masih Song Il Kook dengan Song Triplets-nya. Laff banget deh dia pola asuh yang diterapin bareng istrinya. Thoughtful dan well mannered.

Kids Playtime



Agak beda dari channel sebelumnya, ini lebih ke balita gitu. Ada pengenalan warna, huruf, dengan lagu dan of course animasi. Ini hasil nanya temen jadi saya belum ngepoin banyak. Hihihi.

***

Mungkin ini bisa jadi alternatif ya buat buibu yang punya anak. Atau guru yang mau memberikan tontonan sesuai umur buat muridnya. Saya termasuk salah satu ((orang biasa)) yang miris aja liat keadaan youtube. Channel yang isinya menurut saya nggak berbobot kok banyak banget yang nonton. Sedangkan channel dengan konten mengedukasi masih kurang diminati.

Dengan membangun kebiasaan nonton hal yang baik dari kecil, siapa tahu bisa memupuk kebiasaan pilih pilih tontonan. Setuju?



#BPN30DAYCHALLENGE2018
DAY 1 / DAY 2 / DAY 3 / DAY 4 / DAY 5 / DAY 6 / DAY 7 / DAY 8 / DAY 9 / DAY 10
DAY 11 / DAY 12 / DAY 13 / DAY 14 / DAY 15 / DAY 16 / DAY 17
Hola! Nulis tema ini gampang-gampang susah. Gampang karena aku aktif Instagram. Hoho. Susah karena waah ternyata harus 10 nama! Baiklah.


Fyi, aku punya 3 akun instagram gaes. 1 akun utama dengan username @lulukhodijah. Hayo, udah follow belum? 1 khusus ngefollow orang yang dipengen. Soalnya akun utama itu terlalu crowded (karena ngefollow banyak orang). Dan 1 akun terakhir masih nggak tau buat apa. Main bikin aja gitu.

Baca yang ini juga yaa:
5 Akun Instagram Islami Wajib Follow
4 Akun Instagram Balita Unyu dan Menggemaskan

Aku nggak pernah punya karakteristik khusus untuk suka stalking akun kayak gimana. Maklum, anaknya tuh random. Suka ngulik macem-macem hal. So, ini dia 10 akun instagram yang sering dikepoin (akhir-akhir ini).

1| skinchemically



Akun ini mulai naik daun setelah dimention kak Affi di salah satu video Skincare 101-nya. Awal follow dia followersnya sekitar 4000an. Sekarang udah 10rb. Udah bisa swipe up *penting*

Isi akunnya random. Cuma sesuai dengan usernamenya, mayoritas memperbincangkan soal skincare. Terutama kandungan bahan kimianya. Jujur sebagai anak IPA aku pribadi nggak terlalu mahir dalam mengulik nama-nama kimia. Karena menurutku ribet dan susah dihafal. Hehe. Nah penjelasan kak Stef mengenai bahan kimia di balik skincare ini selalu menyenangkan.

Kadang serius, kadang bercanda, seringnya sarkasme. Komplit-lah. Doi juga suka random bagiin link buat dibaca. Ku suka karena berasa tercerahkan dan ada faedahnya gitu buka instagram. Selain ngepoin hidup orang lain, kan? Hahaha.

Sejauh ini aku belum teracuni sih sama produk yang direview sama kak Stef. Tapi aku mengaku lebih aware dengan komposisi skincare yang aku pake. Luv!

2| byputy



Kak Puty Puar adalah seorang ilustrator di Indonesia. Gaya menggambarnya cute-minimalism. Jadi nggak terlalu banyak menggunakan warna. Cenderung "clean". Isi feednya selain ilustrasi doi, ada event gitu juga. Yang bikin aku suka cara berceritanya doi. Lucu tapi tetep mashoook pak Eko!

Sedangkan isi story-nya banyak receh. Aku suka kerecehan. LOL. Meskipun keliatannya kayak orang santai gitu, baru-baru ini doi diundang ke Amerika karena menang kompetisi. Parah sih keren banget diam-diam menghanyutkan. Oh iya kalian juga bisa lho pake GIF-nya kak puty di Instagram. Search aja dengan keyword @byputy.

3| adenits



Awalnya aku tau teh Ade ini penulis. Bukunya yang berjudul 23 Episentrum langsung jadi favoritku. Aku kepo penulisnya kayak gimana sih kok bisa nulis se-memotivasi itu? Dan ketemulah akun instagramnya.

Yha bener dong, captionnya nggak kalah inspiratif. Huhu. Hampir semua postingan barunya aku like. Bahkan sering aku repost juga tuh di unstagram story. Adem banget soalnya baca postingan teh Ade. Nilai plusnya: fotonya juga layak masuk instagram. Hehe. Karena teh Ade juga bilang belajar fotografi :D

4| annisast



Blogger perempuan banyak yang kenal nih. Salah satu blogger ((junjungan)). Aku suka ngepoin instagram story-nya. Kak Icha sering banget bagiin tentang parenting. Walaupun aku belum menikah, aku tetep merasa butuh ilmunya. Suka ngajak diskusi followers-nya. Dan pembawaannya asik.

5| aagym



Seperti yang aku bilang, instagram aku crowded. Maka aku nyalain post notifications Aa Gym biar tetep kebaca tausiyah pendeknya di Instagram. Lumayan mengingatkan ini itu di saat terlupa.

6| rumayshocom



Sama kaya akun Aa Gym, akun ini juga aku nyalain post notificationnya. Karena kalo cuma mengandalkan dari timeline, scroll sampe kapanpun nggak selesai saking banyaknya akun yang difollow. Biar faedah gitu lo gaes aku buka instagram daripada gosip kan.

7| irrasistible


Ibu Ira, aku tau darimana yah akunnya lupa. Blio ini jurnalis (kayaknya). Aku nggak terlalu paham blio siapa, tapi aku suka sama pembahasan di instagram story-nya. Suka ngebahas isu sensitif dan jarang diomongin di masyarakat gitu. Pernah bahas tentang poligami, keislaman, terakhir bahas cerita gimana orang-orang menemukan jodoh dari dunia maya. Selalu seru pembahasannya!

8| atiit



Di postingan 5 Film Korea Wajib Tonton aku sempet mention kak Atit. Siapa sih diaaa? Doi ini pejuang (?) lingkungan hidup. Isi feed instagram maupun story-nya banyak tentang gimana cara hidup less waste. Nggak sekedar ngurangin sampah aja. Ada pembahasan tentang bikin pembersih dari sisa-sisa bahan makanan, tips trik nanem tumbuhan di rumah, share resep healthy food, komplit! Doi konsisten banget bahas how to lead a healthy & clean life intinya.

Feed-nya pun enak diliat dengan gaya minimalism, memanjakan mata.

9| dewi.n.aisyah



Mbak satu ini lulusan FKM UI. Lanjut S2 dan S3 di luar negeri. Aku suka ngepoin feed-nya karena caption fotonya SEBAGUS itu. Selalu ngingetin diluar hal duniawi. Memotivasi bangetlah buat #JadiLebihBaik (mon maap ini ngapa muncul mulu hesteknya). Terutama postingan soal keluarga, mendidik anak dengan Islami. Meleleeh liat interaksi blio dengan anaknya.

Sayang banget waktu mba Dewi ke Undip, tabrakan dengan agenda lain. Semoga bisa ketemu di lain kesempatan dengan blio. Amiin..

10| jouska_id

Minjou, minjou. Hayoo siapa yang kondisi finansialnya masih berantakan? Coba follow jouska. Akun ini sebenernya perusahaan(?) financial adviser. Terdiri dari tim, tentunya. Nah konten instagram story nya ini sempet viral gegara bahas mending beli rumah atau enggak?

Tau kan ya di Indonesia punya rumah seakan hal yang wajib. Dan si minjou membagikan hal yang cukup mind-blowing. Penting banget buat kita melek finansial. Minimal finansial pribadi. Jadi nggak ada lagi kata, "Bokek nih, akhir bulan!"

Dari ke-sepuluh akun diatas, ada yang suka kamu kepoin juga nggak?

#BPN30DAYCHALLENGE2018
DAY 1 / DAY 2 / DAY 3 / DAY 4 / DAY 5 / DAY 6 / DAY 7 / DAY 8 / DAY 9 / DAY 10
DAY 11 / DAY 12 / DAY 13 / DAY 14
Belakangan ini buat kalian yang ngikutin selebgram atau influencer pasti ngerti deh topik yang lagi hot. Apa itu?


Kalian tau Gitasav nggak? Plis tau ya kan saya udah beberapa kali masukin dia di postingan blog *maksa*. Singkatnya doi ini ya, influencer juga. Sekarang udah wira wiri di TV (Net.TV lebih tepatnya). Suatu hari doi nge-posting komentar dari salah satu akun instagram yang isinya nggak sopan banget. Sampe ada nyuruh jual diri dan semacamnya.

Baca: 3 Channel Youtube Wajib Tonton dan Subscribe!

Gitasav ini punya prinsip kalau komentar melecehkan nggak boleh didiamkan. Karena semakin didiamkan, akan semakin menjadi. Dia membuka lah akun itu. Sebut aja namanya T. Usut punya usut si T ini adalah akun palsu dan menggunakan VPN yang nggak bisa dilacak. Tambah lagi kan alasan buat nggak mendiamkan. Karena si T ini bukan orang "biasa" yang asal komen aja. Tapi emang akun itu sengaja dibuat untuk melakukan hal-hal nggak terpuji. Terbukti dari IP Address-nya yang nggak terlacak.

Kemudian empunya foto profil asli sebut aja H dia nggak terima endebrei dan masalah pun membesar. Ditambah lagi salah satu influencer ikut mem-blow up isu ini. Tambahlah itu panas. Menurut Gitasav si influencer D yang ikut-ikutan ini nggak berhak buat ikut campur karena, lagi. Ini masalahnya Gitasav. Dan si influencer D cuma melihat dari sisi H.

Dan sekarang saya ngga tau kelanjutannya gimana karena udah dari kemarin uninstall instagram. Hahaha ini topik lain lagi ya.
Yang ngikutin Gitasav dari dulu mungkin tau bahwa dia udah lama banget ngangkat issue per-komen-an di dunia maya. Dimana sayangnya, banyak banget komentar "nggak penting", nggak nyambung sama konten yang menjurus body shaming, dan komentar nggak senonoh.

***

Dulu yang namanya melecehkan (seringnya) dilakukan secara langsung. Entah dari cat-calling. Itu tuh "suit suit" khas abang nggak jelas. Sampe paling parah berani pegang bagian tubuh. Sekarang sexual harrassment nggak hanya terjadi di dunia nyata. Di dunia maya yang notabene nggak bertatapan langsung pun....terjadi.

"Ya itu kan resiko punya followers banyak!"
Sayangnya, nggak juga. Ada tuh temen saya yang followers-nya cuma ribuan dapet komentar senada kayak Gitasav. Padahal dia juga nggak pernah posting "mengundang". Pun dia berhijab. Gimana, hayo?

Saya nggak bisa bayangin aja dapet komentar kayak gitu. Lha dapet komentar normal dari cowok nggak dikenal aja gimana, gitu. Apalagi komentar yang melecehkan. I feel so sad. Apa sih susahnya untuk menghargai perempuan? Toh setiap individu dilahirkan oleh seorang ibu, yang PASTI perempuan kan. Apa iya tega memberikan perkataan yang buruk gitu ke ibu sendiri? Mustahil.

"Ya makanya nggak usah pake media sosial!"
Haduh apalagi ini maksudnya. Di jaman kayak gini kegunaan media sosial banyak banget. Masa iya disuruh menutup diri dari teknologi? Coy, sosial media ini bisa dipake buat berdakwah, buat mencari penghasilan, menebar kebaikan, dan masih buanyak lagi yang lainnya.

Baca: Benefit of Being Famous

"Nggak usah deh pasang foto di media sosial".
Excuse ini juga sering digunakan sama beberapa pihak. Padahal ada lho, akun yang khusus buat nyari perempuan bercadar untuk dijadikan bahan fantasi. Sedih? Iya. Marah? Iya. Sebegitu susahnya jadi perempuan ini. Apapun komentar (buruk)-nya, perempuan-nya yang disalahkan. Jarang banget laki-laki nggak sopan yang disalahkan. WHY?

***

Dear, laki-laki yang ada diluar sana. Hormatilah perempuan, siapapun itu. Sebagaimana kamu menghormati ibumu. Jika kamu ingin menasihati kami atas apa yang terlihat di media sosial, gunakanlah direct message. Atau sejenisnya yang bersifat personal. Bukan lewat komentar yang dibaca banyak orang.

Berusahalah untuk merangkai kata nggak hanya menggombal, tapi belajarlah mencari diksi yang sopan dan nggak melecehkan perempuan. 

Jika ada perempuan yang memasang foto dirinya di media sosial, pastilah sudah dipertimbangkan matang-matang. Dan menggoda lelaki itu bukan tujuannya. Bisa saja memang tuntutan peran dia yang mengharuskan untuk memperlihatkan wajah.

***

Dear, perempuan. Jagalah kehormatanmu. Pertimbangkan secara matang sebelum mengunggah ini itu di media sosial. Jaga pula pandanganmu. 

Sejujurnya saya juga pernah lihat komentar teman perempuan di salah satu akun influencer lelaki yang lumayan good looking. Iya sih kalian pasti kagum dengan dia. Tapi bisalah tulis komentar yang appropriate. Bukan komentar vulgar yang bikin nggak nyaman.

Untuk menghindari adanya sexual harrassment dibutuhkan peran antara laki-laki maupun perempuan. Cukup saling menghormati dan menghargai. Yuk, dimulai dari diri sendiri.
Halo! Apa kabar weekend-nya teman-teman? Masih ngerjain skripsi? Rehat dulu lah. Skripsi bisa menunggu. Jangan sampe indahnya weekend dirusak oleh skripsi. Oh wow ngomong sama diri sendiri ini. LOL.


Biasanya untuk melepas stress, salah satu cara yang saya lakukan yaitu buka Youtube. Yeah right. Platform yang isinya video ini menjadi salah satu favorit. Dan saya yakin nggak cuma saya aja tapi kalian-kalian semua. Ya, nggak? Saat ini sih saya masih jadi penonton Youtube aja belum sampe Youtube Creator. But hey, saya penasaran nih. Kalian di Youtube pada nonton apa sih? Tutorial make up? Konser oppa-oppa? Channel selegram?

Jujur aja saya nggak terlalu suka dengan orang yang ngikutin banget channel selebgram. You know who lah ya selebgram ini. Saya bertanya-tanya sebenarnya faedahnya apa sih? Maaf ya bukan bermaksud menyinggung. Mungkin yang merasa bisa kasih jawabannya dibawah. Hehe.

Untuk menambah daftar channel yang bisa ditonton, saya punya nih rekomendasinya. Nggak perlu saya masukin Channel TED atau TED-ed ya. I think that was a must watch channel for whoever wants to upgrade their knowledge. Trus, siapa aja nih? Check it out!




This is my favorite channel everrrr! Asian Boss ini channel yang memberikan video tentang isu-isu terkini di Asia. Creator-nya Steve yang saat ini tinggal di Korea Selatan. Pertama kali tahu channel ini nggak sengaja karena penasaran tentang Korea Utara which is masih jarang banget informasinya (dibanding Korea Selatan). Selesai nonton 1 video saya ngelihat video yang lain dan...WOW it was meaningful. Mereka mengangkat isu yang kadang buat kita aja cuma selintas lewat. 

Negara-negara yang isunya pernah diangkat diantaranya Korea Selatan, Korea Utara, Jepang, India, dan..Indonesia! Mereka ini sistemnya ada pewawancara yang turun ke jalan secara random menanyai orang-orang tentang isu yang terpilih. Yang bikin menarik adalah pertanyaan mereka itu menggali sampe dalem jadi kita yang nonton juga ikut mikir dan dapet pengetahuan tentang isu tersebut.

Sampe saat ini saya paling suka video tentang Korea Utara. Bikin terharu banget dan bakalan bersyukur sepanjang nonton video karena Alhamdulillah bisa tinggal di Indonesia. Dan isu mereka itu unpredictable. Nggak melulu tentang politik. Film Black Panther yang baru-baru ini tayang aja bisa mereka jadiin isu. Ditambah lagi setelah nonton video, coba baca komen penontonnya deh. Hampir semuanya menyuarakan pendapat dan panjang-panjang, beneran diskusi! Hahaha.



Diantara banyaknya Youtuber Indonesia, saya cuma subscribe Gitasav dan Aulion. Aulion dari jaman dulu banget. SMP apa ya? Doi kreatif banget! Sedangkan Gitasav baru beberapa tahun ini. Awalnya juga nggak sengaja sih. Ada video tentang Jerman gitu. Saya sempet pernah pengen ke Jerman jadi nonton.

Lama-lama liat videonya yang lain kok bagus juga, ya? Hahaha. Paling suka sama segmen Beropini. Emang nggak semua opininya saya menyetujui. But I love her way to tell the viewers. Selow, bahasanya nggak menggurui dan apa ya..sopan aja dalam menyampaikan pendapat. Sama kayak Asian Boss, kadang juga Gitasav ngajak penontonnya buat ikut diskusi di kolom komentar. Dan disitu saya merasa bangga ngelihat orang Indonesia bisa berkomentar properly tanpa menjatuhkan atau malah ngomentarin soal fisik.

Soalnya saya gemes sendiri kalo liat di Youtube tuh komentarnya orang Indonesia banyak yang butuh disaring. Huhuhu.

Buat yang suka nontonin tips and trick beauty ala-ala, Gitasav juga ada video beberapa yang bertema kayak gitu. So it's your pick mau video yang asik-asik aja (tapi tetep bermutu) atau video inspiratif :)




I guess I'm a curious person. Curiousity could kill a cat, you know? Channel ini agak lebih ringan dikit daripada dua channel diatas. "Kok Bisa?" adalah channel yang isinya video motion grafis berdurasi singkat berisi tentang hal-hal penting nggak penting. Misalnya video yang saya masukin diatas tuh. Ternyata rindu itu ada prosesnya sendiri. Hahaha.

Meskipun moton grafisnya unyu unyu, bukan berarti semua videonya bisa ditonton anak-anak tanpa didampingi ya. Ada beberapa video yang justru ditujukan untuk orang dewasa. Jadi harus pilih-pilih juga. Oh ya, suara pengisinya empuk-empuk gimana gitu hahaha jadi di telinga enak banget didengernya.

***

Itulah 3 channel youtube wajib tonton versi saya! Semoga bisa menjadi referensi kalian dalam menonton Youtube. Ingat, apa yang kalian tonton bakal memberikan pengaruh ke pola pikir kita. Makanya pintar-pintarlah dalam memilih tontonan. Jangan sampai apa yang kalian tonton justru membawa ke-unfaedah-an dalam hidup. Eyakk. Sekian! 

Eh, kalo ada yang mau nambahin juga boleh! :)