High School
Mari kita awali Februari dengan review drakor! Udah berapa purnama ngga nulis review nih. Drama Korea ini aku nominasikan ke Top 3 Korean Drama tahun 2019. Bagus banget ngga boong! Di negara asalnya aja dia mendapatkan rating dua digit. Sampe 23,8% loh. Rekor buat drama yang ditayangin di saluran kabel. Udah berhasil ngalahin Goblin. So proud!
Emang, ceritanya tentang apa sih? Aku bakal ngereview sekomplit mungkin dan akan spoiler. Jadi yang ngga mau kena bocoran, skip ae postingan ini okay.
Cerita dimulai dari kisah keluarga elite a.k.a kelas kakap. Hestek horangkayah gitu. Mereka tinggal di perumahan elite bernama SKY Castle. Mereka ini keluarga berada. Harta, tahta, wanita? Punya! Profesi yang ditunjukkan disini dokter dan profesor di perguruan tinggi.
Alkisah keluarga Profesor Park Soo Chang lagi seneng banget. Karena anak satu-satunya, Park Young Jae berhasil lolos di fakultas kedokteran Seoul National University (SNU). Sama kayak di Indonesia, masuk kedokteran dan perguruan prestise itu amat sangat bergengsi. Seakan kalo udah masuk ke jurusan dan universitas itu masa depan mereka bakal terjamin.
Lucunya, yang seneng keluarga Park Young Jae yang ngadain ((syukuran)) malah Han Suh Jin. Tetangganya. Sebenernya sih ngga murni syukuran. Lebih ke Han Suh Jin, Noh Seung Hye, dan Jin Jin Hee - para tetangga deket - kepo gimana bisa masuk ke fak. kedokteran SNU.
Ini tuh di Indonesia semacam SNMPTN kali ya. Karena special admission tanpa harus ikut Suneung (SBMPTN-nya di Korea). Kalo kamu tau, Suneung di Korea itu penting buangeeett nget nget. Dimana kalo ada penerbangan pada hari itu ditunda dulu sampe Suneungnya selesai. Semua harus hening intinya.
Pola pertetanggaan di SKY Castle ini pretentious. Penuh dengan kepura-puraan. Di depan keliatan baik, saling memuji satu sama lain, di belakang saling menggunjing. Niat Han Suh Jin dkk buat ngepoin ibunya Park Young Jae ngga berhasil. Tapi mereka tetep kekeuh buat mendekati ibunya Park Young Jae.
***
Karena udah berhasil menghantarkan anaknya masuk SNU, ibunya Park Young Jae diberi hadiah wisata kapal pesiar oleh suaminya. Young Jae juga memutuskan untuk traveling keliling Eropa.
Disinilah mulai muncul konfliknya. Ibunya Young Jae pulang lebih cepet dari yang diperkirakan. Tetangganya heran kan tuh, kenapa emang? Dan keesokan harinya ibunya Young Jae ditemukan bunuh diri, di pinggir danau, saat bersalju, menggunakan senapan angin yang biasa dipake untuk suaminya berburu (my heart broken cuyyy nonton scene ini masyaAllah huhuhu).
Selang beberapa waktu kemudian, datanglah penggantinya keluarga Park Soo Chang. Mereka menempati rumah bekas dia. Keluarga Profesor Hwang dan Lee Sue Lim.
Akhirnya keempat keluarga ini ditambah satu coach yang jadi pemeran utamanya. Iya, emak-emak cuy pemerannya. Drama ini menggambarkan perbedaan cara mendidik anak antar keluarga. Ambisi orang tua yang pengen anaknya jadi "terbaik".
Lebih detailnya tentang keluarga ini aku jabarin.
Pasangan dokter dan anak dari bankir. Profesor Kang ini keturunan dokter. Ibunya punya ambisi buat bikin third generation doctor. Kek anak turunannya wajib dokter gitu. Mereka punya anak dua. Kang Ye Suh dan Kang Ye Bin. Anak pertamanya, Ye Suh ini yang jadi korban ke-ambisius-an dari neneknya. Dari kelas 4 SD kerjaannya belajar, belajar, dan belajar. Semua demi masuk fak. kedokteran SNU. Anaknya egois, ngga punya temen, yang ada di otaknya ya belajar. Anak kesayangan Han Suh Jin karena dianggap menurut.
Beda dengan Yeh Bin, adiknya. Yeh Bin justru biasa-biasa aja. Malah cenderung ngga pinter. Karena itu Suh Jin jarang menganggap Yeh Bin ada. Kasian, ya?
Han Suh Jin ini ternyata bohong tentang dia anak bankir. Bahkan dia bohong tentang namanya. Nama aslinya Kwak Mi Hyang, anak dari penjual jeroan daging di pasar. Karena kebohongannya inilah, mertuanya menuntut dia harus berhasil memasukkan Ye Suh ke fak. kedokteran SNU.
Ini keluarga paling gemasss lucu banget pokoknya. Profesor Woo ini sidekick-nya Profesor Kang Joon Sang. Jin Jin-nya sidekick Han Suh Jin. Sebenarnya si Jin Jin ini baik, cuma dia nggak punya arah aja hidupnya hahaha. Sukanya ngikutin orang lain. Omongannya blak-blakan.
Anaknya satu, Woo Soo Han. Seumuran dan temenan sama Yeh Bin. Sama juga, dia tipe yang susah buat belajar.
Keluarga ini punya anak tiga, Cha Se Ri, Cha Suh Joon dan Cha Ki Joon (dua terakhir ini kembar). Profesor Cha bangga banget sama Se Ri yang berhasil masuk Harvard. Padahal....itu semua bohong. Se Ri terpaksa bohong demi membahagiakan ayahnya. Karena kalo dia ngga bisa masuk Harvard ngga dianggap anak.
Sedangkan Suh Joon dan Ki Joon didoktrin tentang piramid. Mereka harus bisa mencapai puncak piramid demi mendapatkan power. Profesor Cha satu-satunya orang tua yang mampu buat ngajarin anak-anaknya. Bahkan punya study room sendiri.
Tapi Seung Hye, ibunya merasa kasian sama anak-anaknya. Terlihat tersiksa.
Keluarga yang paling adem. Punya anak satu namanya Hwang Woo Joo. Peraih peringkat dua di sekolah tanpa ikut les tambahan apapun. Woo Joo ini anak profesor Hwang dari istri sebelumnya. Jadi statusnya dia adalah anak tiri Lee Sue Lim.
Sue Lim sendiri penulis. Dari sini kisah dibalik konflik SKY Castle terjadi. Kenapa? Karena Lee Sue Lim penasaran apa yang terjadi dengan penghuni rumah sebelumnya (keluarga Park Soo Chang). Setelah tahu latar belakangnya, dia berusaha untuk menuliskannya ke dalam novel.
Center dari segala keruwetan di SKY Castle. Siapakah dia? Nah di Korea, sekolah aja tuh nggak cukup buat seorang siswa. Dibutuhkan private lesson / private academy untuk bisa bersaing ke universitas bergengsi. Coach Kim ini top class coordi (coordinator). Semua anak bimbingannya dijamin masuk fak. kedokteran SNU.
Termasuk Park Young Jae tadi hasil didikan dari Coach Kim. Tapi ternyata dia punya cara-cara yang bikin uuh merinding bener dah. Segala cara dihalalkan untuk bisa membuat anak didiknya masuk fak. kedokteran SNU. Dan biaya untuk menggunakan jasanya ini mihil bingit. Sampe ke angka ribuan dolar / jutaan won.
Duh panjang amat hahaha. Ceritanya berlanjut dengan Ye Suh berhasil dipilih Coach Kim untuk dikasih private lesson. Kok dipilih? Iya. Coach Kim memilih mana anak yang mau diambil buat digembleng habis-habisan.
Termasuk juga orang tuanya setuju dengan semua persyaratan yang diajukan. Wagelaseeh. Pernah nggak kepikiran kalo belajar itu butuh suhu ruangan berapa derajat celcius? Lampunya seberapa terang? Kayak gitu diatur sama Coach Kim.
Ibu dari anak didiknya pun diwajibkan jadi ibu rumah tangga. Ngga boleh kerja. Harus fokus ngurusin kebutuhan anaknya, dan nggak boleh buat si anak stress.
Perseteruan di SKY Castle terjadi akibat Lee Sue Lim yang mengenali bahwa Han Suh Jin itu Kwak Mi Hyang. Disamping itu dia khawatir dengan Ye Suh yang dididik Coach Kim. Sue Lim khawatir keluarga Han Suh Jin bakal berakhir menyedihkan kayak keluarga Park Soo Chang.
Menurutnya, Coach Kim punya andil dalam rusaknya keluarga Park Soo Chang. Di sepanjang perjalanan cerita drama ini, penonton ditunjukkan gimana Coach Kim menggembleng Ye Suh. Persaingan ketat antara Ye Suh dan Hye Na. Daaan masih banyak lagi. Ruwet? Banget.
Dari drama ini nunjukin kompetitifnya sistem pendidikan di Korea. Kata kritikus sih, semacam black comedy. Kemudian penonton juga ditunjukkan ini loh, ngga ada keluarga yang sempurna. Keempatnya punya masalah masing-masing. Cara penyelesaiannya pun berbeda-beda.
Keluarga Kang Joon Sang dan Han Suh Jin
Beda dengan Yeh Bin, adiknya. Yeh Bin justru biasa-biasa aja. Malah cenderung ngga pinter. Karena itu Suh Jin jarang menganggap Yeh Bin ada. Kasian, ya?
Han Suh Jin ini ternyata bohong tentang dia anak bankir. Bahkan dia bohong tentang namanya. Nama aslinya Kwak Mi Hyang, anak dari penjual jeroan daging di pasar. Karena kebohongannya inilah, mertuanya menuntut dia harus berhasil memasukkan Ye Suh ke fak. kedokteran SNU.
Keluarga Woo Yang Wo dan Jin Jin
Ini keluarga paling gemasss lucu banget pokoknya. Profesor Woo ini sidekick-nya Profesor Kang Joon Sang. Jin Jin-nya sidekick Han Suh Jin. Sebenarnya si Jin Jin ini baik, cuma dia nggak punya arah aja hidupnya hahaha. Sukanya ngikutin orang lain. Omongannya blak-blakan.
Anaknya satu, Woo Soo Han. Seumuran dan temenan sama Yeh Bin. Sama juga, dia tipe yang susah buat belajar.
Keluarga Profesor Cha Min Hyuk dan Noh Seung Hye
Keluarga ini punya anak tiga, Cha Se Ri, Cha Suh Joon dan Cha Ki Joon (dua terakhir ini kembar). Profesor Cha bangga banget sama Se Ri yang berhasil masuk Harvard. Padahal....itu semua bohong. Se Ri terpaksa bohong demi membahagiakan ayahnya. Karena kalo dia ngga bisa masuk Harvard ngga dianggap anak.
Sedangkan Suh Joon dan Ki Joon didoktrin tentang piramid. Mereka harus bisa mencapai puncak piramid demi mendapatkan power. Profesor Cha satu-satunya orang tua yang mampu buat ngajarin anak-anaknya. Bahkan punya study room sendiri.
Tapi Seung Hye, ibunya merasa kasian sama anak-anaknya. Terlihat tersiksa.
Keluarga Profesor Hwang Chi Young dan Lee Sue Lim
Sue Lim sendiri penulis. Dari sini kisah dibalik konflik SKY Castle terjadi. Kenapa? Karena Lee Sue Lim penasaran apa yang terjadi dengan penghuni rumah sebelumnya (keluarga Park Soo Chang). Setelah tahu latar belakangnya, dia berusaha untuk menuliskannya ke dalam novel.
Coach Kim Joon Young
Termasuk Park Young Jae tadi hasil didikan dari Coach Kim. Tapi ternyata dia punya cara-cara yang bikin uuh merinding bener dah. Segala cara dihalalkan untuk bisa membuat anak didiknya masuk fak. kedokteran SNU. Dan biaya untuk menggunakan jasanya ini mihil bingit. Sampe ke angka ribuan dolar / jutaan won.
***
Duh panjang amat hahaha. Ceritanya berlanjut dengan Ye Suh berhasil dipilih Coach Kim untuk dikasih private lesson. Kok dipilih? Iya. Coach Kim memilih mana anak yang mau diambil buat digembleng habis-habisan.
Termasuk juga orang tuanya setuju dengan semua persyaratan yang diajukan. Wagelaseeh. Pernah nggak kepikiran kalo belajar itu butuh suhu ruangan berapa derajat celcius? Lampunya seberapa terang? Kayak gitu diatur sama Coach Kim.
Ibu dari anak didiknya pun diwajibkan jadi ibu rumah tangga. Ngga boleh kerja. Harus fokus ngurusin kebutuhan anaknya, dan nggak boleh buat si anak stress.
Perseteruan di SKY Castle terjadi akibat Lee Sue Lim yang mengenali bahwa Han Suh Jin itu Kwak Mi Hyang. Disamping itu dia khawatir dengan Ye Suh yang dididik Coach Kim. Sue Lim khawatir keluarga Han Suh Jin bakal berakhir menyedihkan kayak keluarga Park Soo Chang.
Menurutnya, Coach Kim punya andil dalam rusaknya keluarga Park Soo Chang. Di sepanjang perjalanan cerita drama ini, penonton ditunjukkan gimana Coach Kim menggembleng Ye Suh. Persaingan ketat antara Ye Suh dan Hye Na. Daaan masih banyak lagi. Ruwet? Banget.
Kalo kamu bukan penyuka drama yang banyak konflik dan ribet pasti ngga suka. Karena di tiap episode adaaa aja konfliknya.
Dan paling legend dong OST-nya. "We all lie... Tell you the truth". Penonton setia SKY Castle paham setiap lagu ini dimainkan akan terjadi tragedi. Hiks.
***
Pada akhirnya keluarga yang mau berkomunikasi dengan baik, memperjuangkan satu sama lain, dan bekerja sama bisa memperbaiki sedikit demi sedikit. Masalah yang ada saat dihadapi bersama justru dapat mempererat hubungan anggota keluarga.
Laafff this drama! Kamu udah nonton, belum?
Review School 2017 - Drama School Series-nya KBS kembali lagi di tahun 2017 ini. Seperti biasa, pemain baru dimunculkan didalamnya. Kabarnya aktor dan aktris yang berperan disini setelahnya "dijamin" tenar loh. Sebut aja Lee Dong Wook dan Gong Yoo (Grim Reaper dan Goblin di drama Goblin TVN). Janghyuk, Lee Jong Suk, Kim Woo Bin. Siapa penonton drama Korea yang nggak kenal mereka? Kalo nggak kenal berarti nontonnya masih kurang *eh.
![]() |
| Soompi |
Dan kali ini pemainnya benar-benar baru. Ada 1 aktris dan 2 aktor sebagai pemeran utama. Kim Se Jong jebolan dari Produce 101 season 1 / eks IOI member / now Gugudan memerankan sosok Ra Eun Ho. Pemeran cowoknya.. *brb googling* Kim Jung Hyun sebagai Hyun Tae Woon dan Jang Don Yoon sebagai Song Dae Hwi.
![]() |
| Kiri ke kanan: Dae Hwi - Eun Ho - Tae Woon |
Untuk Se Jong ini jadi debut dia sebagai aktris. Sedangkan aktor lainnya pernah main di peran-peran kecil aja. Namanya juga cerita tentang sekolah, ya nggak jauh-jauh dengan mimpi. Dan romantika anak sekolah. Heleuh.
Mulai dari ceritanya dulu ya.
Ra Eun Ho murid yang secara paralel selalu rangking terbawah di Geumdo High School. Sekolah ini bener-bener mendewakan rangking dan status. Contohnya saat makan siang, rangking awal akan mendapatkan giliran masuk pertama. Begitu seterusnya sampai terakhir. Otomatis si rangking terakhir yang masuk ke dalam ruang makan cuma dapet sisaan rangking sebelumnya. Tapi hal ini nggak berlaku bagi Hyun Tae Woon. Dia yang rangking terakhir setelah Ra Eun Ho bisa masuk duluan karena anaknya Direktur sekolah ini.
En Ho ini tipe anak yang nggak pernah dengerin gurunya saat jelasin. Dia lebih suka menggambar. Celakanya saat ngegambar di tengah pelajaran, dia ketangkep basah. Gurunya memutuskan untuk menyita sketch book-nya. Eun Ho menyiapkan rencana untuk masuk ke ruang guru di malam hari buat ngambil. Nggak dinyana, saat itu juga dia bertemu sosok Student X yang mengobrak-abrik ruang guru. Yang terjadi Eun Ho pun dituduh menjadi Student X.
Tapi saat dia dihakimi oleh kepala sekolahnya, si Student X keluar lagi. Jadilah Eun Ho lepas dari persangkaan (?) jadi Student X.
Setelah kejadian itu dia deket sama Hyun Tae Woon dan Song Dae Hwi karena kecurigannya kedua orang itu adalah Student X. Eun Ho sengaja deket sama mereka biar bisa menemukan Student X. Dia berencana melaporkan Student X yang udah bikin hidupnya ribet. Nggak taunya, saat dia tahu siapa itu Student X, Eun Ho malah berbalik melindungi dia dan jatuh cinta -_-
Kenapa bingung ya nulis ceritanya gimana LOL. Soalnya ini ceritanya jujur aja ya nggak jelas mau fokus kemana.
Siapa itu Student X?
Cita-citanya Ra Eun Ho?
Kisah cintanya Song Dae Hwi?
Sistem sekolahnya yang bobrok?
Entah kenapa setelah nonton ini plus endingnya rasanya...krik. Datar banget. Nget. Kayak apa yaa...yaudah nggak berkesan sama sekali. Meskipun saya nontonnya on-going pun nggak ada rasa penasaran nungguin tiap episodenya.
Ternyata di Korea sana ratingnya jelek! Nggak heran sih. Melihat dua tahun lalu School 2015 digarap begitu apiknya. Belum lagi pemainnya jempolan aktingnya. Beda jauh dengan School 2017 ini.
Baca: Review School 2015
Review ter-nggak niat yah kayaknya ini hahaha gimana dong aku juga termasuk kedalam deretan penonton kecewa dengan series ini. Huft. Mendingan nonton drama Korea tentang anak sekolah yang lain aja deh! LOL
Drama Korea adalah candu. Candu yang nggak tahu bagaimana bisa menghentikannya. Hahaha. Lebay. Nggak segitunya sih, tapi emang candu. Salah satu genre favorit saya adalah.. high school. Tentang anak sekolah dan segala keriweuh-annya. Apa ya? Berasa aja kayak OMG I can relate thatttt. Juga bikin ngerasa muda lagi. Eh saya masih muda deng.. *sigh*
This will be my first post in 2016, hehe. There is a secret behind this drama: I watched it during my final exams hahaha. You know I'm not that kind of diligent student who's studied all along. I studied during end year holiday and only re-read it when exams. So yeah.
I give this drama 11/10. Why? This is sooooooooooooooo good! Here's the main character. Don't be surprise. There's many characters that I included to "main" because this drama not focusing only one character. Buat line up character nya liat aja di wikipedia hahaha saya mah ga hafal siapa aja.
Kalo di Reply 1997 ceritanya gimana Yoon Jae bisa nikah sama Eun Ji apa enggak kan. Nah kalo di sini modelnya ada interview antara Doek Soen dan suaminya baru kayak ada flasback. Di sini yang jadi fokusnya: siapakah gerangan suami Doek Soen ini? Karena di flashbacknya diceritain kalo yang suka sama Doek Soen itu Jung Hwan dan Choi Taek. Kalo secara jeli, saya udah tau siapa hahaha. Karena yang pertama di interview itu suaminya Doek Soen ngerokok. Liat di 1988 nya siapa yang ngerokok deh :P trus bilangnya ini adalah famous person interview, lebih kelihatan lagi siapa yang dari awal emang famous.
Di drama ini pertemanan mereka kuat banget, bahkan di saat di antara mereka mulai muncul bibit-bibit cinta di persahabatan, mereka tetep bisa bertahan. I always wanted that kind of childhood friends, you know? Haha. Yang tau apapun satu sama laen, yang ngesupport dengan cara yang beda dari orang lain. Di keluarganya juga. Paling ngakak lucu itu ayahnya Jung Hwan yang suka ngasih joke-joke padahal istrinya (ibunya Jung Hwan) itu orangnya sensian. Sering banget ngelempar joke dan dibalesnya "kamu minta cerai?" hahaha but they really loved each other.
Banyak lah yang diceritain disini apalagi durasi per episode nya 1,5 jam dan di akhir-akhir durasinya nyaris 2 jam. Biar nggak bosen sih menurut saya nontonnya per hari 1 episode. Suka! Recommended buat yang cari drama com-rom, ringan, family, friendship, bikin ketawa, bikin terharu. Campur aduk. Dan pastinya nostalgia. Yeu walaupun jelas saya belum lahir di zaman itu. 1988 coy, orang tua saya aja belum ketemu hehe.
Di korea nya juga ratingnya belasan padahal ini tayangnya di TVN yang notabene televisi kabel. Fyi aja biasanya tv kabel itu ratingnya nol koma sampe 1. Nah ini sampe belasan, jadi kebayang kan gimana meledaknya di korea sana? :)) Go watch it and have fun! :D
“Fate and timing don’t just happen out of coincidence. They are products of simple earnest choices that create miraculous moments. Being resolute, making decisions without hesitations, that’s what makes timing.” - Reply 1988
Yay! I'm so excited akhirnya bisa nulis review ini. Sejak nonton episode pertama langsung mikir: saya harus nulis review nya! Haha. Nah, sebelumnya drama School ini udah dari jaman dulu banget kayak serial gitu bukan tiap tahun sih tapi ada sequence nya. Nah, tahun 2013 kemaren ada School 2013 dimana yang maen baby J (re: Lee Jong Suk) dan Kim Woo Bin. Entah kenapa menurut saya drama nya ga menarik yang School 2013 itu. Saya nonton 2 episode dan itu sambil ngantuk-ngantuk padahal posisi saya nonton waktu liburan yang notabene bukan edisi ngantuk ria. Jadi saya cuma nonton 2 episode dan memutuskan untuk gak melanjutkan.
Kemudian School 2015 ini pas awal liat posternya saya sempat kecewa. Kenapa? Karena 2 tokoh cowoknya itu saya nggak ada yang kenal sama sekali. But, karena saya tau tokoh ceweknya itu keren karena udah melalang buana kemana-mana yaitu Kim So Hyun. Dia mungkin nanti kaya Park Shin Hye gitu ya kalo udah 20an. HITZ.
2 episode pertama dari School 2015 itu saya masih bingung jalan ceritanya. Akhirnya I ask wikipedia buat baca sinopsis nya. Ooh..ternyata ceritanya kembar yang tertukar. Ya gak tertukar juga sih. Jadi, ada Go Eun Byul dan Lee Eun Bi. Dimana Go Eun Byul itu kalo istilah kekinian sekarang adalah HITZ nya Sekang High School. Sedangkan Lee Eun Bi itu sebaliknya, dia adalah outcast alias orang yang dibully di Nuri Tongyeong High School. Suatu ketika, Go Eun Byul memutuskan untuk switching her life after seeing how her sister live. Dan keadaan juga mendukung karena Eun Bi lupa ingatan setelah mencoba bunuh diri.
Kisah pun mulai menarik disini. Lee Eun Bi yang kemudian ingatannya kembali harus berusaha memposisikan sebagai Eun Byul di saat dia baru tau kalo dia punya kembaran. And she has no clue how Eun Byul act, speak, intinya belum tau lah Eun Byul itu orang yang kaya gimana. Nah, disini ada Gong Tae Kwang dan Han Yi An. Gong Tae Kwang itu orang gaje yang sebenernya baik. Han Yi An sendiri sahabat Eun Byul dari kecil (banget). Disini disuguhkan cinta segitiga *eak* dimana Eun Bi harus memilih.
Yang bikin seru lagi, Kang So Young is here! Kang So Young ternyata harus transfer school ke Sekang juga setelah dia mungkin istilahnya didepak ya akibat banyak pemberitaan tentang she killed Eun Bi by bullying her. Ketika So Young ketemu Eun Bi dia tau kalo itu Eun Bi. GILA ini Kang So Young akting jahatnya dapet banget. You'll feel like you have any right to hit her! Hahaha greget lah pokoknya.
Saat itu semua orang yang tau kalo Eun Bi bukanlah Eun Byul mengira Eun Byul udah meninggal. Gak bohong deh ini tiap episode bikin penasaran gak ada bosen-bosennya dan bikin setia nungguin :3 apalagi ketika Eun Byul dengan santainya back to home!!! Just by saying "eomma... (Mom)" itu tuh bikin OMGOMGOMG Eun Byul is alive! Oke jadi heboh sendiri. Dan akhirnya cerita bagaimana Eun Byul plotting Eun Bi as herself pun terungkap. Disini efek dramanya keren bangetz. You must know that Kim So Hyun is only 1 dan dia maen 2 peran dan keduanya dapet dan dan dan ketika mereka bisa muncul bersamaan itu keren banget. I watched Bride of Century dimana ciwinya juga maenin dua peran gini tapi lebih greget ini. Karena bisa tampil mereka berdua deketan, malah bersentuhan itu gimana caranya sedangkan di kehidupan asli hanya ada 1?!?!?!?!?!?!? Keren bangetlah pokoknya gaququ :" *maafkan saya gregetan sendiri*
Pada akhirnya di episode akhir spoiler nih! Eun Bi changed her name jadi Go Eun Bi. Duh pokoknya ending jauh dari mengecewakan. If I could give a rate I'll give..........10/10! Disini bener-bener kerasa how high schooler live. Mulai dari pertemanan, bullying, sampe cara curang buat jatuhin nilai temennya, jatuh cinta, patah hati, mengorbankan diri cuma demi apa yang orang bilang cinta. Mungkin terdengar klise tapi ketika itu semua diramu oleh seorang yang ahli (dalam hal ini writer nya), jadilah cerita yang nggak cuma menghibur tapi juga memberi motivasi. Ah, I miss my time as high schooler btw :')
“It's painful when you fall. Its a perfect age to fall hundered times and learn how to stand up again. We’re eighteen, so we live every day as if it’s our last—loving and hating fiercely. It’s an age where we falter and get hurt easily, and are hurting more than anyone. Despite that, the reason we can look back on that time and say we were happy is ONE person’s warm outstretched hand. Not more, not less, but just ONE person—if we each approach one friend who’s crying and stretch out a hand like this, there’s nothing that I—we—can’t endure. It’s okay. if you're hurt. Because you’re eighteen years old.” - Who Are You: School 2015
I love korean drama(s). They bring me something that I can't feel in reality. No, it actually happens in reality but I don't have a chance to feel it. Nah? This time I'll write a review after finishing a drama. Titled "Angry Mom" yes literally Angry Mom not translated. I attracted by one of its actress(es), Kim Yoo Jung. She was a child actress whose turned out to a teenage actrees. I watched some of her drama and film, her acting is impressive.
The story goes with Kim Yoo Jung as Oh Ah Ran who gets bullied in her school. She got beaten up so that her body left with bruises here and there. Ah Ran's relationship with her mom can't be said good enough. She is cold and never let her mom talk to her. Her mom found out then that she got bullied. Jo Kang Ja - Ah Ran's mom - asked her who's the culprit. But Ah Ran keeps her mouth closed. Things are getting complicated. As Kang Ja don't want Ah Ran get beat up again, she disguise herself as a student nicknamed Jo Bang Wool.
Here the story gets interesting. Let me change to bahasa first because it's stuck when I write English. Hahaha.
Jadi ketika Jo Bang Wool menyamar, dia tahu kalau salah satu teman Ah Ran yang bernama Yi Kyung meninggal. Dan cara meninggalnya sungguh mengenaskan, dibunuh oleh gurunya sendiri setelah sebelumnya dihamili. Miris, kan?
Di situ Jo Bang Wool dibantu Park No Ah, guru yang polos untuk membongkar ada apa sebenarnya di balik kematian Yi Kyung. Saya termasuk penyuka cerita yang tidak simpel. Saya suka cerita yang rumit. Mungkin karena itu juga pikiran saya jadi rumit *eh. Salah fokus kan.. Jadi ternyata dibalik kematian Yi Kyung itu ada sebabnya. Guru yang membunuh Yi Kyung itu ternyata koruptor, dan dibelakangnya lagi adalah calon presiden yang korup tapi bermuka dua. Kok belibet ya saya? Jadi intinya cerita ini tentang persahabatan, kesepian, kasih sayang ibu ke anaknya, juga tentang politik. Kebayang nggak, seberapa seru semua itu dimix jadi satu? Kalo kata saya sih seru. Saya termasuk yang setia mengikuti dari awal, tanpa bosan. Hehehe.
Memang kalau cerita tentang masa sekolah itu nggak ada habisnya. Saya juga sempat menangis di beberapa scene yang bener-bener menyentuh. Yang saya nggak suka adalah endingnya kurang greget dimana ada salah satu penjahatnya yang mati dan itu caranya cukup konyol.
Intinya adalah di dalam cerita ini: 1) Kasih ibu sepanjang masa ada benarnya. 2) Don't trust too much, cause that too much will hurt you so much. Ini berlaku ketika kita dibohongi, jangan mudah percaya untuk kedua kalinya. 3) Jangan egois. Coba lihat disekeliling keadaan apa yang terjadi.
Kalau untuk rate 1-10 saya beri 9. Yay! Ini review macam apa ya? Yah yang penting saya bisa menyempatkan waktu menulis lah saya sudah senang :') Miris rasanya lihat postingan tahun ini di bulan ke 5 masih 2. Ini yang ke 3 :" Tunggu untuk review selanjutnya yah. What I currently watch: School 2015 & Sensory Couple. See ya!
Subscribe to:
Posts (Atom)










