Wednesday, September 01, 2021

Review Bibi Gill - Tere Liye

Review Bibi Gill - Tere Liye

Judul: Bibi Gill (Unedited Version)
Penulis: Tere Liye
Tahun Terbit: Agustus 2021
Penerbit: Google Playbook (Buku Elektronik)
Jumlah Halaman: 438

Sinopsis


TIDAK ADA. Yak, begitulah yang terjadi ketika membeli versi elektronik sebelum dicetak.

Review


Oke, ini diluar ekspektasi. Aku kira bakal terbit buku Saragas terlebih dahulu. Ternyata oh ternyata. Ini bukan kelanjutan dari Lumpu ya. So, kamu nggak akan menemukan Raib, Seli dan Ali disini. Sebagai gantinya, kamu akan bertemu dengan Bibi Gill, Pak Tua dan Si Putih.


Mo marah? Jangaan. Yang ini pun seru kok. Seingatku Bibi Gill banyak muncul pertama kali di buku Selena. Disitu Selena mengikuti jejak Bibi Gill menjadi pengintai. Setelah dinobatkan sebagai satu-satunya murid Bibi Gill di mata kuliah "Malam dan Misterinya". Jadi cerita ini jauh sebelum trio petualang ada, Selena ada, masih primitif-nya Klan Bulan. 


Yap, ini adalah buku spin off seperti halnya Si Putih.

Diawali dengan pertarungan Bibi Gill dengan Raja Timur. Raja menggunakan teknik bonding dengan Naga. Nah untuk cerita bonding ini baca dulu di seri spin off: Si Putih ya biar nyambung. Bibi Gill bertekad mengalahkan mereka karena dia pun ingin melakukan bonding dengan Naga. Lebih tepatnya induk naga. Sayangnya, meskipun udah dikalahkan, Bibi Gill nggak mendapat petunjuk dimana induk naga berada.

Akhirnya dia melanjutkan perjalanan mencari itu bersama Pak Tua dan Si Putih. Petualangan paralelnya dibantu oleh robot bernama H3L0 (alay emang) dan karavan terbang. Dengan bantuan Si Putih, Bibi Gill berhasil menemukan portal dunia paralel. Terdamparlah mereka bertiga di Klan Polaris Minor.

Di klan ini ada dua matahari. Siklusnya berupa siang hari selama 1800 x 24 jam. Kemudian 1800 x 24 jam berganti malam. Tantangannya? Pada siklus malam keluarlah hewan purba mengerikan + penunggangnya. Mereka disebut dengan Penguasa Kegelapan. 

Masyarakat klan ini suka memberi julukan yang unik. Si Putih saja ada beberapa julukan: Yang Imut Nan Menggemaskan, Yang Selalu Makan Banyak, Si Pengeong Merdu Nan Indah, dan Sang Pelipur Lara. Kedatangan Si Putih memang dinantikan di klan ini. Karena dialah yang melawan hewan purba tersebut selama siklus malam agar tidak masuk ke pemukiman.

Sayangnya, karena manusia yang melakukan bonding dengan dia yaitu N-Ou terpisah dari Si Putih maka dia tidak lebih dari kucing menggemaskan saja. Alhasil harapan satu-satunya pada Bibi Gill.

Nah, apa kekuatan Bibi Gill?

Teknik Es. Selama siklus malam, Bibi Gill membantu penduduk Klan Polaris Minor melawan hewan purba dan Penguasa Kegelapan. Tapi sesungguhnya inti ceritanya nggak disitu. Meskipun yaah, banyak adegan berantem ala petualang paralel di bagian ini. Menurutku sih seru karena memang belum ada di buku sebelumnya. Baik itu teknik maupun hewan yang muncul.

Sebenarnya pertanyaan dari buku ini adalah: apa yang dicari Bibi Gill? Apakah dia mendapatkannya?

Clue-nya bisa didapat dari interaksi Bibi Gill dan Pak Tua. Pak Tua punya kekuatan untuk "memaksa" lawan bicaranya bercerita tentang rahasia dirinya. Maka Bibi Gill pun menceritakan tiga kesedihan yang selama ini membebani hidupnya selama ratusan tahun.

"Wahai, yang menyedihkan itu bukan saat itu berakhir, melainkan dulu kita punya kesempatan, tapi tidak mau mengambilnya karena takut berakhir sedih." - Pak Tua

Clue lain: jika terjadi suatu masalah di kehidupanmu, sebelum mencari penyebab diluar coba cari dulu penyebab didalam. Bila perlu, tanyakan pada orang terdekat. Karena kadang orang lain bisa melihat apa yang kita nggak bisa lihat.

***

Overall cukup menghibur sih. Buktinya aku selesai baca dalam waktu sehari semalam (kepotong tidur yhaa). Udah buku ke-12 dan tampaknya ini bakal melebar kemana-mana. HAHA. Karena ada penyebutan klan dan sub klan. Di bagian bonus ending ada petunjuk bahwa tokoh yang udah mati, kemungkinan....belum mati. HAYOO SIAPAKAH ITUU.

Curiga deh seri ini ga bakal selesai-selesai saking banyaknya plot twist. PR juga buat mengingat ke-11 buku sebelumnya hehehe. Yuk penggemar seri ini buruan baca dan kasih komentarnya!

16 comments

  1. Tere Liye tuh produktif banget yaks. Ada aja karya barunya. Yang seri ini aku belum baca semua nih.

    ReplyDelete
  2. lagi nungguin buku yang ini, soalnya baru selesai baca si putih, pengen beli lumpu tapi tulisannya bersambung ke Bibi Gill, ya udah deh tunggu yang ini dulu biar masih nyambung ceritanya

    ReplyDelete
  3. Hmmm…ceritanya penuh misteri dan yang baca pun diajak berpikir terus. Sepertinya menarik…

    ReplyDelete
  4. Wah ini sih yg ditunggu2 sam anakku. Dia ngikutin yg buku pertama yg entah apa judulnya aku ga tau hahaha...si kakak rela nabung buat beli semua seri ni terakhir kmr beli putih. Ntar aku belikan deh bibi gill dan kirim ke pondok dia pasti seneng banget

    ReplyDelete
  5. Sepertinya seru ya..tapii..bila belum membaca buku2 lain dari seri ini, apakah kita akan bingung atau tetap bisa menikmati ceritanya?

    ReplyDelete
  6. Aku bari tau nih kalao Tere Liye udah keluarin buku baru lagi, produktif banget beliau ya. Padahal yang sebelumnya aja belum baca ini udah ada baru lagi hahahha

    ReplyDelete
  7. Ya Allah sudah 12 buku dan aku belum baca satu pun wkwkkw sekarang lagi bener-bener in a low spirit and mood to read any books sampai rumah sudah letoy

    ReplyDelete
  8. 400 halaman lebih ya dan ini buku ke-12???Hmm...kayaknya skip dulu deh kalau harus baca mulai dari buku pertama, soalnya aku nggak ngikutin buku2nya Tere Liye.

    ReplyDelete
  9. Aku agak lambat memahami nih kalau genre fikfan gini hehehee... kebiasaan baca novel yang tokohnya di dunia nyata. Fantasi yang rada mudeng ya cuma Harpot :))

    ReplyDelete
  10. Aku dulu ngikutin semua buku twre liye trus makin mahal aku jarang beli. Jadilah ketinggalan banyak Luk. Sukan semua tulisan dan kisah fantasi Bang Tere

    ReplyDelete
  11. Gila banget ya Tere Liye ini idenya nggak habis-habis sampai seri 12 belum tamat juga.. Selain ada co writer idenya Tere Liye ini amazing jadi mupeng deeh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benerrr, idenya mengalir derasss. Sederas penggemarnya yg nungguin buku2nya hahaha

      Delete
  12. Awal baca buku tere liye itu yang judul hafalan salat Delisa, lalu berlanjut ke buku-buku yang lainnya. Memang nggak pernah menyesal baca buku tere liye. Banyak banget ilmu nya. Tapi ini kayaknya harus nyediain waktu luang ya.... Ditunggu review lanjutan nya ya mbaak

    ReplyDelete
  13. Aq baca bukunya tere liye kok merasa berat yaaa mbak. Tp sebenarnya bagus loh

    ReplyDelete
  14. Nunggu pake banget versi cetak buku ini .. tak sabar menanti dan semakin penasaran

    ReplyDelete

Halo! Terimakasih sudah membaca. Setiap komentar masuk akan dimoderasi. Untuk komentar dengan anonim tidak akan saya balas, ya. Yuk biasakan menjadi diri sendiri di dunia maya!