Tuesday, June 01, 2021

Buku yang Selesai Dibaca di Mei 2021 + Book Mails

Bulan Mei banyak liburnya ya! Seneng dong tandanya bisa baca buku lebih banyak. Apakah betul seperti itu? Mari menghitung bersama buku apa yang selesai dibaca.

Buku yang Selesai Dibaca di Mei 2021 + Book Mails

1. Pelik - Ary Nilandari


Rekomendasi netijen litbase. Direkomendasikan karena seru dan enak dibaca. Aku setuju. Cerita struggle-nya penderita prosopagnosia ketika jatuh cinta. Disaat yang sama sahabatnya jatuh cinta dengan perempuan yang sama. Kisah cinta segitiga anak sekolah. Gemes banget!

Oh ya prosopagnosia ini beneran ada lho di dunia nyata. Salah satunya pemeran Moon Sang Tae (kakaknya Kim Soo Hyun di drakor It's Okay to Not Be Okay). 

2. Di Simpang Jalan - Titi Sanaria


Entah kenapa aku merasa udah pernah baca ini :)) Rhe "terjebak" dalam pernikahan yang nggak pernah dia inginkan. Pasangannya adalah Dody. Anak baik yang selalu menuruti ibunya. Konfliknya adalah Dody masih cling into his past. Rhe yang mulai jatuh cinta pada Dody nggak bisa menerimanya. Rumah tangga mereka pun diujung tanduk.

Key message (halah) novel ini: komunikasi itu penting. Terbukalah sama pasangan. Kalo enggak, ya gimana caranya menjalani rumah tanggga? Apalagi dengan orang baru yang belum pernah bersinggungan sama sekali sebelumnya.

3. A untuk Amanda - Annisa Ihsani 


Another litbase recommendation. Sepertinya ini udah difilmkan ya? Aku nggak nyangka sih emang sebagus itu. Sebuah penggambaran depresi yang nggak kayak depresi. Lha penderitanya aja bingung apa yang terjadi sama dia. Sampe si Amanda ini konsultasi pun tetep masih ada rasa denial. Cukup menjelaskan bagaimana depresi bisa menyerang semua orang. Meskipun dimata orang lain, Amanda ini sempurna. Jadi tahu tentang Impostor Syndrome. Nicely written.

4. Cinta Untuk Perempuan yang Tidak Sempurna - Najelaa Shihab


Kumpulan tulisan Mbak Ela *yak mulai sok ikrib* tentang perempuan. Kebanyakan yaa...menyentuh hati :"))

5. Drama - Juna Bei


Ini rekomendasi litbase juga. HAHAHA. Ini vibesnya drakor banget. Masih seputar cinta masa remaja yang gemesss. Gak sukanya disini si author jelek-jelekin Lee Jong Suk! *mutung* LOL

6. 7 Kebiasaan Orang yang Nyebelin Banget - Henry Manampiring


Familiar dengan judulnya? Yap, Om Piring terinspirasi dari 7 Kebiasaan Orang yang Sangat Efektif. Pembahasannya ringan banget. Tentang orang nyebelin yang ada di a) bangku kuliah b) tempat kerja c) jalanan d) tempat umum dan dimana lagi lupa.

Bukunya seperti menyuarakan isi hati netijen. Suka sama idenya. Sederhana tapi jarang ada yang bahas dalam bentuk buku. 

7. Hidup Satu Kali Lagi - Farah Qoonita


Lanjutan dari: Seni Tinggal di Bumi. Kembali menyoroti berbagai isu dari sisi agama. Ngingetin lagi tujuan hidup didunia apa. Lebih berwarna isinya karena diselipkan fiksi. 

Terakhir, banyak tulisan tentang Palestina. Pas dengan berita belakangan ini Palestina kembali diserang :( cocok dibaca waktu iman lagi rendah. Mompa semangat banget ini. 

8. Mara: Diktator, Eksim, dan Cinta yang Nayal-nayal - Wiwien Wintarto


Akhirnya baca series Gemblongers ini. Inget pernah denger kabar launchinfnya. Baru sekarang nemu di iPusnas. Lengkap pula 4 bukunya. Langsung marathon deh. Suka sangat! Huhuhu mainly because its setting located in Semarang. My hometown. My homebase. Where I left my heart at. Heleh. 

Yang ini tentang Mara. Freelancer EO. Cantik. Banyak cowok nempel. Tapi sebenernya siapa yang dia taksir? Diluar dugaan :)) 

Btw aku ngga ngerti nayal-nayal apaan sik? 

9. Alin: Montir, Berondong, dan Teori Kualat - Sophie Maya


Karma does exist. Berlaku untuk Alin. Prinsip hidup ga mau pacaran sama berondong. Musuhan sama sahabatnya yang lebih milih berondong dari dia. Eh ujung-ujungnya pas ada berondong suka, dia klepek-klepek juga. Kocak. 

Berondong: umurnya lebih muda ya gaes. Lazim banget di Semarang. Gatau ditempat lain nyebutnya apa :)) 

10. Diajeng: Camilan, Gembolan, dan Cinta yang Belingsatan - Netty Virgiantini


Beda dari dua series sebelumnya yang perekonomiannya lumayan, kali ini kisah Diajeng struggle banget. Kelling Semarang demi nitipin jualan snack-nya. Kuliah di Universitas Terbuka karena harus ngutamain kerja. 

Eh masih kena musibah bertubi pula. Lewat Diajeng, pembaca diajak keliling Semarang nemenin dia supply snack ke warung-warung. Nostaljik banget bahkan ada Toko Rahmat disebut. Anak Undip pasti tau :P

11. Ninuk: Angkringan, Jangkrik, dan Cinta yang Bergentayangan - Retni S.B.


Seri terakhir yang aku baca. Perjuangannya mirip dengan Diajeng. Bedanya, Nunik jualan di angkringan. Percakapan didalamnya lebih kasar. Tapi justru disitu poin plusnya: Semarang tenanan iki :)) 

Jujur aku senenggg banget baca Gemblongers series ini. Mengobatk rinduku pada Semarang. Eakk. Tiap lokasi atau nama jalan disebut, sambil mengingat-ingat dimana ya itu. Duh jadi kangen tahu gimbal deh *eh gimana. 

***

Buku yang dibeli jujur banyak. Pas banget waktu Gramedia mengadakan sale gede-gedean. Akupun kalap. Mengingat sekarang udah pindah ke Bogor muncul AHA! Pasti ongkirnya lebih murah kan meskipun beli banyak LOL. Hasil dari menahan diri waktu BBW ya beginilah.

1. A World Without Islam - Graham E. Fuller (Rp 31.889)

2. Apa Yang Kita Pikirkan Ketika Kita Sendirian - Desi Anwar (Rp 59.500)

3. 00:00 - Ardelia Karissa (Rp 15.000)

4. Dari Timur 3 - Alfian Dippahatang (Rp 15.000)

5. Tentang Desir - Gladhys Elliona (Rp 18.000)

6. Di Kala Pagi - Reni Nuryanti (Rp 16.500)

7. All is Fair in Love and Game - Adhita Purwitasari (Rp 6.500)
 
8. Citylite: Di Simpang Jalan Dody & Rhe - Titi Sanaria (Rp 6.480)

9. Larutan Senja - Ratih Kumala (Rp 5.800)

10. Remedi - Discaria Paladinteri Montera de Manics (Rp 8.000)

WOWOWOW panjang ternyata list-nya. Yok semangat yok melahap semuanya :))

2 comments

  1. a world without Islam itu juga masuk wishlist sejak lama. ditunggu reviewnya mbak, salam kenal...

    ReplyDelete
  2. Wow bisa baca 11 buku, kerennn 👏
    Emang kalo udah ada libur yang agak banyak itu bagi penikmat buku adalah surga banget ya Mba! Aku juga selama bulan Mei jadi banyak baca hihihi

    Btw, kemarin pas sale gramedia menahan-nahan diri banget untuk enggak beli karena tumpukan buku udah terlalu banyak... gak tega untuk menumpuk buku lagi huhuhu 😅

    ReplyDelete

Halo! Terimakasih sudah membaca. Setiap komentar masuk akan dimoderasi. Untuk komentar dengan anonim tidak akan saya balas, ya. Yuk biasakan menjadi diri sendiri di dunia maya!

Instagram