cerita

Wisuda Cepat Waktu atau Tepat Waktu?

May 01, 2017,7 Comments


Baru kali ini ikut nyelamatin kakak-kakak yang wisuda bikin capek. Mungkin karena emang pertama kalinya niat ikutan wisuda dan nggak ada arak-arakan macam anak teknik gitu ya. Jadi muterin gedung tempat wisudanya aja capek.

Tahun kemarin ikut juga wisuda dua kali. Pertama di kampus sendiri, buat ikut kasih selamat ke keluarga biru (Re: Publica Health) dan sekali ikut wisuda kakak pertama. Rasanya biasa aja. Nggak ada tuh kepikiran, 
"Aku kapan wisuda ya?"

Paling-paling cuma mikir aja, 
"Kalo aku wisuda, siapa yang bakal dateng dan menyempatkan waktunya buat kasih selamat ya?"
Eakk.
Di tahun ini rasa-rasanya beda. Masa kuliah yang udah tinggal setahun lagi *amiiin...* mulai kepikiran juga. Mau wisuda kapan ya?

Saya nanya pertanyaan itu ke temen saya. Temen sekelas sih cuma beda angkatan aja jadi dia sempat cuti.
"Mba mau wisuda tahun depan?"
"Yaiyalah."
"Kenapa?"
"Aku kan udah cuti setahun.."
"Habis kuliah mau ngapain mba?"
"Kerja dulu lah"
Kalimat terakhir itu sebenernya masih pengen ditanyakan, udah ada targetan mau kerja dimana? Oh well, saya emang banyak tanya.

Dibandingkan dengan fakultas lain, fakultas saya bisa dibilang waktu wisudanya nggak secepat yang lain. Taruh aja tahun ini kakak tingkat 2013 baru mulai rame seminar proposal. Sedangkan saya lihat di insta-story temen saya di fakultas lain yang seangkatan: dia juga udah seminar proposal. Nah lho, saya aja judul belom fix. Dosen pembimbing apalagi...

(Baca kenapa fakultas saya bisa beda?)

***

Ngomong-ngomong, mendingan wisuda cepat waktu atau tepat waktu, sih?
Definisinya dulu ya, ala saya. Wisuda cepat waktu itu artinya kamu wisuda di periode pertama tahun tersebut. Misal tahun 2017 ini ada 3 periode, di bulan April, Agustus, dan Oktober. Terhitung cepat berarti di bulan April. Mentok di bulan Agustus lah. Wisuda tepat waktu artinya...bisa pada tahun tersebut atau tahun berikutnya, berikutnya lagi..hanya kamu, dosen pembimbing, dan Allah yang tahu.

Mari kita bahas yang cepat waktu dulu. Keuntungannya: nggak bayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) lebih dari 7 atau 8 semester alias nggak perlu bayar ini itu, nggak perlu memperpanjang kos juga, nambah biaya hidup. Dan juga..bebas dari tanggung jawab sebagai mahasiswa. Hahaha. Ehm. Ibarat lolos SNMPTN, bisa liburan... (seriously?!?!?!) lebih lama. Kebanggan mertua pun, siap dilamar aja *lha*. Kerugiannya cuma satu: kalo belom dapet kerjaan, atau emang lagi wirausaha dari 0 kadang dinyinyirin sama orang dibilang pengangguran.

Berdasarkan pengamatan saya sepertinya lumayan banyak juga yang pengen wisuda cepet-cepet. Tentunya dengan berbagai alasan seperti yang udah saya sebutkan diatas. Wisuda cepat waktu pun masih juga dianggap primadona. Mahasiswa yang wisuda duluan bakalan banjir pujian...dan hadiah. Hahaha. Karena masih pertama kan, yang pertama emang spesial.

Tepat waktu sendiri sebenernya definisinya relatif. Bisa tepat waktu menurut 1) persepsi orang kebanyakan: berarti ini masuk ke dalam cepat waktu, 2) persepsi orang yang ngejalanin kuliah, 3) persepsi orang tua. Agar kita bisa enjoy saat kuliah, ada baiknya mendefinisikan dulu targetan kita. Apakah cepat waktu? Atau tepat waktu? Jika memang tepat waktu? Kapankah waktu yang tepat itu, dan kenapa kita memilih waktu tersebut?

Jangan lupa juga untuk wisuda butuh melewati yang namanya skripsi. Perlu banget nih dipikirin masak-masak. Mau skripsi yang asal lulus? Atau yang beneran penelitian hal baru? Ternyata agak bimbang juga loh kayak gini tuh. Mau beneran penelitian hal baru, tantangannya banyak. Mau asal lulus aja, kok ya kurang gitu faedahnya. Balik lagi, it's up to you mau ngejalaninnya kayak gimana.

Cepat waktu menurut si A bisa jadi itu juga yang menurut dia tepat waktu. Sedangkan tepat waktu untuk si B bisa jadi itu juga yang menurut dia cepat. Prinsip diri adalah koentji! Ya, kuncinya: nggak perlulah membandingkan diri dengan orang lain. Toh setiap orang ngejalani dengan cara masing-masing. Tentu dengan dosbing masing-masing. Hahaha.

Tulisan ini sekaligus reminder buat saya nantinya bila sudah memasuki masa skripsweet. Ingatlah nak, yang terpenting bukan asal selesai skripsi dan buru-buru wisuda. Tapi, apa yang bakal kamu lakuin setelah kuliah? :)

You Might Also Like

7 comments:

  1. Sepertinya cepat dan tepat waktu lebih baik ya hehehe

    ReplyDelete
  2. Kalo bisa cepet cepet, biar cepet dapet kerjaan juga hehehe

    ReplyDelete
  3. pertanyaan horor kalo ditanya kapan wisuda? yang penting keep fighting kerjakan skrip sweetnya :D

    ReplyDelete
  4. Sebagai mahasiswa yang pengen ini, itu, ini lagi, dan itu lagi..hehe
    Tentu cepat itu yang diinginkan. Tapi semua itu ada waktu dan pengorbanannya. Aku sendiri berusaha untuk terus jadi baik, misal dalam artian mata kuliah. Berusaha setiap mata kuliah terus mengikuti, berusaha menjadi yang terbaik. Berusaha, beroda. Masalah tercapai nggaknya apa yangkita inginkan itu urusan nanti.

    Semoga apa yang kita inginkan, Allah mudahkan dan wujudkan :)

    ReplyDelete

Hai! Terima kasih sudah membaca. Silahkan berkomentar dengan bahasa yang santun ya :)